SULAWESI UTARA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, ditangkap bersama 13 orang lainnya. Total 14 orang diamankan dalam OTT ke-21 sepanjang 2026.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Sirajudin ditangkap di Jakarta bersama empat orang lainnya. Lima orang diamankan di Jakarta. Salah satunya adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara. KPK juga menangkap delapan orang lainnya di Sulawesi Utara, dan seorang lainnya di Gorontalo.
Dalam OTT ini, KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek di Pemkab Bolaang Mongondow Utara. Salah satunya adalah proyek jalan oleh Dinas PUPR Bolaang Mongondow Utara.
“Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang berkaitan dengan proyek-proyek di kabupaten tersebut,” ujar Budi. “Proyeknya terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan di Dinas PUPR.”
Saat ini, Sirajudin dan empat orang lainnya digiring ke Gedung Merah Putih KPK untuk mengikuti pemeriksaan intensif. Sedangkan pihak lain diperiksa di polda dan polres setempat. Status hukum Sirajudin Lasena dan kawan-kawan bakal ditentukan 1×24 jam setelah kena OTT.
Tercatat, Sirajudin Lasena adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara periode 2025-2030 yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara pada 2023-2024.
#KPK #OTT #Bolmut #BupatiBolmut #Korupsi #BreakingNews #Viral #BeritaTerkini #SirajudinLasena #OTTKPK #Keadilan






